Sampah Plastik ditangan Yang Trampil dan Kreatif

Posted: July 7, 2010 in Usaha dan Ketrampilan
Tags: , , ,

Mendengar kata sampah, pastilah bayangkan negatif muncul. Sampah itu kotor. Begitulah asumsi umum, sehingga perilaku negatif dalam masyarakat pun diistilahkan sebagai ”sampah masyarakat”.

Seolah sampah itu adalah semua yang berhubungan dengan segala sesuatu yang merusak dan tak berguna lagi. Tetapi, benarkah sampah yang sesungguhnya, seperti sampah plastik tidak berguna lagi?

Data dari Environment Protection Body, sebuah lembaga lingkungan hidup di Amerika Serikat, mencatat ada sekitar 500 miliar sampai 1 triliun tas plastik digunakan di seluruh dunia setiap tahunnya. Itu berarti, sampah plastik jumlahnya terhitung cukup banyak.

Untuk mengurangi sampah plastik itu, ada cara untuk “memendekkan” umur sampah plastik itu dengan membakarnya. Namun, hal itu sangat berbahaya, karena kandungan limbah sampah plastik yang terlepas ke udara saat terbakar, dapat membahayakan kesehatan mahluk hidup, termasuk manusia.

Lewat upaya mendaur ulang plastik bekas kemasan dan sampah plastik lainnya, diharapkan jumlah sampah menjadi berkurang dan hasilnya menjadi benda yang berguna serta dapat dimanfaatkan berulang kali. Contohnya tas gantung yang bisa dipakai berulang kali untuk berbagai keperluan.

Tangan-tangan Kreatif yang dibutuhkan untuk mengubah ini. Di Indonesia sekarang muncul banyak sekali yang trampil mengolah sampah plastik ini. seperti Airin Rachmi Diany SH., MH, beliau menciptakan sampah plastik ini menjadi barang yang ekonomi dan punya nilai jual. Sampah plastik terlebih dahulu dikumpulkan, kemudian dibersihkan dari kotoran yang ada di dalam sampah plastik tersebut, kemudian dijemur hingga kering. Setelah kering kemudian dipotong untuk menjadi panel yang selanjutnya dari panel tersebut dibuat pola. sebagai tahapan akhir, dari pola tersebut dibentuklah produk yang diinginkan. Metode anyaman bisa untuk digunakan membuat dompet dan tas. Metode ini bisa dilakukan oleh siapa saja yang tidak memiliki keterampilan menjahit dengan mesin. Bahan yang dibutuhkan tidaklah sulit dicari. Bekas bungkus jajanan anak-anak, bungkus kopi, kemasan minyak goreng, mie instant, deterjen, pelembut pakaian, dan lain-lain bisa dimanfaatkan untuk membuat kerajinan tas cantik. Untuk lebih memahami apa yang dilakukan beliau silahkan ke Link ini.

Seperti juga ibu Hasanah, mengolah bungkus kopi menjadi sebuah tas yang indah dan mampu dijual dengan nilai yang tinggi. Tas yang beliau buat mampu dijual dibutik-butik. Untuk lebih jelasnya silahkan berkunjung ke website beliau (disini). ini ada link hasil-hasil kerajinan tas dari sampah plastik. klik disini

Dan masih banyak lagi yang seperti beliau-beliau ini. GO Green!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s