Demo Fusi Nuklir Dengan Sebuah Reaktor Mini

Posted: July 8, 2010 in Teknologi Pembangkit dari Nuklir
Tags: , , , , , ,

Reaktor Mini Hasilkan Fusi Nuklir

Para peneliti di University of California Los Angeles (UCLA) berhasil mendemonstrasikan fusi nuklir dengan sebuah reaktor mini. Seth J. Putterman, salah satu anggota tim peneliti, melaporkan keberhasilan tersebut dalam Jurnal Nature edisi Kamis (28/04).

Eksperimen tersebut diakui sejumlah ilmuwan karena tidak melanggar prinsip-prinsip fisika. “Tidak ada kontroversi, sebab mereka menggunakan metode yang sudah teruji dan benar,” kata David Ruzic, profesor teknik nuklir dan plasma dari Universitas Illinois, Urbana-Champaign.

Sebelumnya keberhasilan reaksi fusi nuklir pernah diklaim oleh Dr. B. Stanley Pons dari Universitas Utah dan Martin Fleischmann dari Universitas Southampton. Namun mereka gagal untuk mengulangi keberhasilan klaim fusi dingin pada suhu kamar. Secara teori memang meragukan sehingga klaim tersebut tidak dipercaya.

Proses fusi nuklir sebenarnya meniru proses perubahan energi yang dihasilkan inti matahari. Di dalam inti matahari yang bersuhu 10-15 derajat Celcius, hidrogen diubah menjadi helium sebagai pasokan energi di alam semesta.

Untuk membuat reaksi fusi nuklir, para peneliti menempatkan sepotong kristal lithium tantalate ke dalam ruang hampa udara yang berisi gas deuterium. Kemudian kristal tersebut diaktifkan dengan memanaskannya pada suhu 10 derajat Celcius.

Kristal lithium tantalum adalah material yang berada pada kelompok pyroelectric. Material ini menghasilkan medan listrik yang kuat bila dipanaskan atau didinginkan. Pyroelectric sudah ditemukan sejak 314 sebelum masehi oleh seorang murid Aristoteles.

Medan listrik menimbulkan pancaran atom-atom deuterium yang akan ditabrakkan pada sebuah selembar plastik dengan jarak 2,5 centimeter. Semakin lama semakin banyak deuterium yang melekat. Deuterium yang terus ditembakkan akan bertubrukan kemudian pecah menjadi isotop helium dan partikel-pertikel neutron sebagai pembawa energi. Percobaan ini menghasilkan 1000 neutron per detik. Dengan menaikkan suhu kristal secara bertahap, reaksi fusi akan bekerja selama delapan jam.

Keberhasilan tersebut berpotensi menjadi sumber energi tak terbatas dan ramah lingkungan. Deuterium merupakan ion hidrogen yang dapat diturunkan dari air. Sehingga jumlahnya hampir tak terbatas. Selain itu bahan baku fusi nuklir aman dan tidak menghasilkan pencemaran lingkungan. Reaktor mini bisa menjadi cikal bakal reaktor portabel yang dapat dipakai dalam berbagai peralatan. (nature/AP/Wah)

Sumber : Kompas (Kompas Cyber Media)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s